Mengulas Tentang Apa Saja Kasus yang Bisa Ditangani Oleh Dokter Spesialis Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi Paru di Jakarta Timur - Myspace-Toys.com

Jumat, 29 November 2019

Mengulas Tentang Apa Saja Kasus yang Bisa Ditangani Oleh Dokter Spesialis Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi Paru di Jakarta Timur

Spesialis Pulmonologi

Dalam dunia kedokteran, ada banyak spesialisasi yang bisa ditempuh oleh seorang lulusan dokter umum untuk menjadi dokter spesialis. Salah satunya adalah dokter spesialis pulmonologi dan respirasi atau dikenal dengan sebutan dokter paru. Spesialisasi ini adalah ilmu kedokteran yang lebih fokus mendalami masalah kesehatan yang terjadi pada sistem pernafasan yaitu paru, bronkus, dan alveolus. Untuk menjadi seorang dokter paru, dokter umum terlebih dahulu harus menjalani masa resindensi selama kurang lebih 7 tahun. Bagi Anda yang tinggal di ibukota, sekarang ini sudah ada banyak Dokter spesialis pulmonologi dan kedokteran respirasi paru di Jakarta Timur yang bisa Anda tuju jika mengalami sakit di bagian rongga dada dan pada saluran pernafasan.
 
Saat seseorang mengalami sakit di bagian rongga dada, umumnya akan terlebih dahulu datang ke dokter umum atau dokter penyakit dalam. Dari sanalah orang tersebut akan mendapat rujukan ke dokter spesialis paru jika dokter sebelumnya belum bisa memastikan diagnosa dengan tepat. Dokter spesialis paru sendiri masih dibedakan lagi menjadi divisi-divisi tertentu untuk lebih fokus menangani kasus yang sering terjadi pada masyarakat. Berikut ini adalah beberapa devisi yang dimiliki oleh dokter spesialis paru sebagai informasi bagi Anda yang ingin berobat:

•    Divisi Asma dan PPOK.
Merupakan devisi dokter paru yang fokus menangani masalah penyempitan pernafasan. Yang menjadi penyebab kondisi ini umumnya adalah asma dan penyakit paru obstruktif kronik.

•    Divisi Pulmonologi Intervensi dan Gawat Darurat Napas.
Merupakan divisi spesialisasi paru yang memberi tindakan nonbedah untuk kasus pada saluran nafas seperti infeksi pada pleura, batuk darah, nafas berhenti, tumor dan pneumothorak.

•    Divisi infeksi.
Merupakan divisi penyakit paru khususnya pernafasan bawah yang disebabkan oleh infeksi bakteri, virus ataupun parasit dan jamur. Yang menjadi contoh penyakit umum di divisi ini antara lain TBC, bronkitis dan pneumonia.

•    Divisi onkologi toraks.
Merupakan divisi penanganan penyakit paru yang khusus kepada tumor serta kanker paru. Divisi ini bisa melakukan pendekatan melalui prosedur bedah maupun kemoterapi dan radiasi.

•    Divisi transplantasi.
Merupakan divisi yang khusus menangani pasien sebelum dan sesudah melakukan prosedur transplantasi paru. Divisi ini bisa berkonsultasi dengan divisi yang lainnya dalam merawat pasien transplantasi.
 
Dari berbagai divisi spesialisasi paru di atas, ada banyak kondisi penyakit yang bisa ditangani oleh spesialis paru dengan maksimal yaitu:

•    Asma.
•    Penyakit infeksi paru seperti pneumonia, bronkitis dan tBC.
•    Emboli paru.
•    Penyakit obstruksi kronis.
•    Efusi pleura.
•    Pneumotoraks.
•    Edema paru.
•    Sleep apnea.
•    Emfisema paru.
•    Penyakit paru interstisial.
•    Tumor paru.
•    Kanker paru.
•    Gagal napas.
•    Bronkiektasis.
•    Dsb.
 
Bagi Anda yang memiliki gejala-gejala penyakit di atas, atau mendapatkan rujukan agar berkonsultasi dengan Dokter spesialis pulmonologi dan kedokteran respirasi paru di Jakarta Timur, Anda bisa menuju ke rumah sakit besar seperti RS Premier Jatinegara, RS Omni Pulomas, RSUD Pasar Rebo, RS Pusat Persahabatan dan rumah sakit lain yang memiliki poli khusus spesialis paru dan kedokteran pernapasan. Jangan tunggu hingga gejala semakin parah karena mengatasi penyakit sedini mungkin akan memberikan kesempatan sembuh yang lebih besar. Selain berobat, hindari kebiasaan buruk merokok dan terkena paparan asap rokok yang menjadi sebab paling banyak dari penyakit paru-paru baik pada bayi, anak-anak, dewasa hingga lansia.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar