DISLEKSIA DAN CARA EFEKTIF MENGATASINYA - Myspace-Toys.com

Senin, 30 Maret 2020

DISLEKSIA DAN CARA EFEKTIF MENGATASINYA

Disleksia
                                      
Disleksia adalah gangguan pada proses belajar membaca, menulis, dan berhitung pada seseorang yang mangharuskan seseorang melakukan proses belajar dengan cara yang berbeda. Bagaimana seseorang dapat dicurigai mengalami disleksia? Umumnya anak yang berusia 6 tahun keatas sudah bisa membaca namun pada anak yang mengalami disleksia sedikit lebih lambat dan bahkan belum bisa membaca sedikit pun. Hal ini dikarenakan pada saat membaca orang yang mengalami disleksia akan kesulitan membaca karena kalimat yang tertulis seperti tak beraturan hurufnya namun kita tidak perlu khawatir secara berlebihan karena disleksia tidak sedikit pun mengganggu kecerdasan  anak. Ada beberapa cara efektif yang dapat kita terapkan pada orang yang mengalami disleksia seperti apa caranya? Simak ulasannya berikut.


Mengatasi disleksia pada anak yang masih berusia 7 tahun kebawah cenderung lebih mudah dibandingkan dengan penderita yang sudah menginjak masa remaja. Untuk itu mengamati gejala disleksia sejak dini harus lebih diutamakan. Mengatasi disleksia bukanlah hal yang mudah dan tidak juga dikatakan hal yang sulit, edukasi pada penerapan belajar yang agak sedikit berbeda dari anak normal. Kenali seperti apa kemampuan anak saya beri contoh penerapan pada anak yang sulit membaca kalimat pada buku. Kita dapat mengganti proses belajar membaca di buku menjadi proses belajar dengan cara mendengarkan dan menghafalkan. Untuk setiap penderita disleksia memiliki kekurangan dan kelebihan masing-masing untuk itu amatilah kelebihannya sehingga kita akan tahu proses belajar seperti apa yang cocok untuk penderita.

Faktor lingkungan juga menjadi faktor utama dalam mendukung keberhasilan dalam proses belajar pada anak yang mengalami disleksia. Kamu dapat bekerja sama dengan pihak sekolah untuk lebih memperhatikan perkembangan anak yang mengalami disleksia dan beri tahu juga seperti apa cara yang efektif dalam proses pembelajaran. Jika faktor lingkungan sekolah sudah di perhatikan maka perhatikan juga faktor lingkungan di rumah. Kamu dapat menjadwalkan aktivitas seperti membacakan buku pada anak setiap harinya, hal ini dimaksud untuk mengetahui perkembangan proses belajar pada anak. Pada anak yang mengalami disleksia cenderung malas untuk belajar membaca karena membaca adalah hal yang rumit bagi mereka. Tugas kita sebagai orang tua yaitu membuat suasana belajar membaca di rumah menjadi menyenangkan, kamu bisa membuat suasana membaca agar lebih menyenangkan seperti belajar membaca sambil bermain misalnya.

Jika proses pembelajaran di sekolah dan dirumah dirasa sudah bersinergi dengan baik maka hal selanjutnya yang harus dilakukan adalah dengan memberikan semangat kepada anak yang mengalami disleksia. Tidak hanya memberikan semangat di lingkungan rumah saja tetapi juga memberikan semangat di lingkungan sekolah dan bermain agar sang anak tidak merasa bahwa dirinya mengalami kekurangan yang membuatnya putus asa. Mengapa semangat dibutuhkan? Anak yang mengalami disleksia akan lebih mudah terserang secara mental apalagi jika ada seseorang yang mencela soal hal yang dialaminya. Untuk itu berilah sebuah opini bahwa disleksia adalah kelebihan dan bukan kekurangan agar semangat anak lebih bersemangat menjalani kehidupan.

Nah itulah pengertian disleksia dan cara mengatasinya, untuk kita para orang tua yang memiliki anak terkena disleksia kita tidak boleh patah semangat dalam mendidik sang anak karena jika orang tua saja sudah putus asa bagaimana anak yang mengalaminya? Bukankah banyak tokoh terkenal dunia yang sukses karena disleksia jadikanlah hal itu sebagai motivasi ya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar