Apa Itu Investasi: Pengertian, Bentuk, Jenis - Myspace-Toys.com

Minggu, 09 Januari 2022

Apa Itu Investasi: Pengertian, Bentuk, Jenis

Apa Itu Investasi
 
Sekarang ini investasi sedang banyak dibahas oleh berbagai kalangan karena keuntungannya. Namun sebarnya, apa itu investasi? Investasi sendiri merupakan kegiatan di mana Anda menanamkan dana atau modal biasanya dalam bentuk uang maupun aset kepada suatu lembaga atau pihak pengelola dengan harapan bisa mendapatkan kembali dana yang telah diinvestasikan dan pengembalian dana atau keuntungan dalam jangka waktu tertentu.


Jadi, bisa dibilang bahwa tujuan investasi yaitu berharap untuk mendapatkan keuntungan di masa yang akan datang. Istilah investasi sendiri berasal dari bahasa Italia yaitu investire yang berarti menggunakan atau memakai. Umumnya dana atau aset yang diinvestasikan oleh investor dikembangkan oleh lembaga atau pihak yang mengelolanya. 


Keuntungan dari yang dihasilkan nantinya akan dibagikan kepada investor sebagai pertimbangan sesuai dengan kesepakatan antara kedua belah pihak. Secara ekonomi, ketika berinvestasi, investor membeli apa yang saat ini tidak digunakan. 


Apa yang Anda peroleh disimpan sebagai properti dan nilainya dapat berubah setelah jangka waktu tertentu. Berinvestasi tidak selalu menghasilkan keuntungan. Ada juga risiko kehilangan uang saat berinvestasi. Oleh karena itu, sangat penting untuk memahami jenis-jenis investasi dan risikonya sehingga imbal hasilnya bisa lebih maksimal dan membantu menghindari kerugian. 


Membantu Memahami Investasi
Agar lebih memahami apa itu investasi, berikut akan diberikan contoh dalam berinvestasi. Misalnya, Rio membeli emas batangan dengan berat 5 gram di tahun 2012 seharga Rp 500.000 / gram. Kemudian emas batangan tersebut disimpan hingga 5 tahun kemudian. 


Harga emas kemudian naik menjadi Rp 600.000 / gram. Jika emas dijual di tahun 2017, maka Rio akan mendapatkan keuntungan Rp 100.000 / gram. Inilah yang disebut investasi emas sedangkan Rp 100.000 / gram adalah keuntungan atau imbal hasil yang didapatkan Rio. 


Tujuan Investasi
Adapun beberapa tujuan dari melakukan investasi yaitu untuk mendapatkan penghasilan tetap atau penghasilan pasif, bisa dijadikan dana untuk mengembangkan bisnis, membantu meningkatkan kualitas hidup di masa yang akan datang, bisa dijadikan sebagai jaminan dalam bisnis, untuk mengurangi resiko akibat tekanan inflasi, mengatur dan membentu dana untuk kepentingan tertentu, menjaga hubungan antar bisnis, hingga membantu pembangunan negara.
Bentuk Investasi


Investasi juga dikelompokkan ke dalam 2 bentuk yaitu:
1.    Investasi Aktiva Riil: bentuk investasi ini dilakukan oleh seseorang dengan aset baik itu memiliki bentuk yang terlihat maupun yang tidak terlihat namun termasuk aktiva riil yang terdiri dari investasi properti, investasi tanah, investasi logam mulia, dll. 


2.    Investasi Aktiva Finansial: bentu investasi berupa aktiva finansial yang dilakukan oleh seorang investor dalam bentuk sekuritas yang berhubungan dengan finansial seperti investasi saham dan investasi deposito. 


Jenis-jenis Investasi
Sekarang ini ada banyak jenis-jenis investasi yang bisa dipilih sesuai dengan kebutuhan dan budget seperti investasi saham, investasi properti, investasi emas, investasi obligasi, investasi deposit, investasi reksadana, investasi syariah, investasi valuta asing, investasi mata uang crypto, peer to peer landing, dll. 


Jenis Investasi Berdasarkan Jangka Waktu
1.    Investasi Jangka Pendek
Investasi jangka pendek adalah investasi yang menghasilkan keuntungan kurang dari 3 tahun dan dapat dikonversi menjadi uang tunai atau langsung dijual. Namun, perlu diingat bahwa investasi jangka pendek ini memiliki tingkat pengembalian yang rendah dan cocok bagi yang ingin melihat hasilnya waktu dekat. Contoh investasi jangka pendek adalah obligasi jangka pendek, reksadana, pasar saham, dan sertifikat deposito.


2.    Investasi Jangka Panjang
Investasi jangka panjang merupakan investasi yang membutuhkan waktu lebih dari tiga tahun untuk menghasilkan keuntungan atau imbal hasil. Hasil dari investasi ini akan dinikmati dalam 5, 12, dan dekade yang akan datang. Tentu saja, tingkat pengembalian investasi jangka panjang lebih tinggi daripada investasi jangka pendek namun tentu jangka waktu pengembalian juga lama.
Jenis investasi ini sangat ideal bagi mereka yang perlu menabung untuk kebutuhan masa depan seperti pendidikan, pernikahan dan pesangon. Contoh investasi jangka panjang adalah investasi saham, properti, dan emas. 


Apabila Anda tertarik dengan investasi namun juga ingin sekaligus membantu para UKM di Indonesia, mungkin Anda bisa mencoba Peer to peer (P2P) Lending. Peer to Peer Lending adalah salah satu cara investasi di mana Anda akan memberikan dana pinjaman ke UKM yang membutuhkan pinjaman kemudian nantinya dana akan kembali ke Anda beserta bunganya. Di Akseleran, Anda bisa mencoba P2P Lending dengan pengembalian bunga hingga 16% per tahun.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar