Bantu UMKM Dorong Perekonomian Indonesia Melalui P2P Lending Akseleran - Myspace-Toys.com

Senin, 23 Januari 2023

Bantu UMKM Dorong Perekonomian Indonesia Melalui P2P Lending Akseleran

 

Pinjaman UMKM


UMKM  yang merupakan singkatan dari Usaha Mikro Kecil dan Menengah ialah sebuah usaha yang dimiliki perorangan pribadi atau usaha milik badan usaha kecil atau rumah tangga yang telah memenuhi kriteria sebagai usaha mikro. UMKM sangatlah penting bagi pertumbuhan perekonomian negara Indonesia.

Dengan banyaknya UMKM maka akan memberikan kesempatan maupun penyerapan tenaga kerja yang banyak. Dengan demikian berdampak baik yaitu meningkatnya kesejahteraan masyarakat.

Lebih detailnya lagi pengertian UMKM diatur dalam Undang-Undang Republik Indonesia No. 20 Tahun 2008 tentang UMKM. Dalam UU tersebut disebutkan bahwa UMKM adalah sesuai dengan jenis usahanya yakni usaha mikro, usaha kecil dan usaha menengah.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2008 Tentang Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah memiliki beberapa point aturan yang berkaitan erat dengan implementasi Keuangan Berkelanjutan di Indonesia. beberapa point aturan tersebut terdiri atas pasal-pasal berikut ini:

Bab II Asas dan Tujuan Pasal 2 mengatur bahwa Usaha Mikro, Kecil dan Menengah berasaskan berwawasan lingkungan. Yang dimaksud dengan "asas berwawasan lingkungan" adalah asas pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah yang dilakukan dengan tetap memperhatikan dan mengutamakan perlindungan dan pemeliharaan lingkungan hidup.

Bab VI Pasal 20 mengatur bahwa Pemerintah dan Pemerintah Daerah memfasilitasi pengembangan usaha dengan cara memberikan insentif bagi Usaha Mikro, Kecil dan Menengah mengembangkan teknologi dan kelestarian lingkungan hidup.

Bab VII Pembiayaan dan Penjaminan Pasal 22 menjelaskan bahwa dalam rangka meningkatkan sumber pembiayaan Usaha Mikro dan Usaha Kecil, Pemerintah melakukan upaya: Pengembangan sumber pembiayaan dari kredit perbankan dan lembaga keuangan bukan bank; Pengembangan lembaga modal ventura; Pelembagaan terhadap transaksi anjak piutang;

Perbedaan Jenis Kriteria UMKM

1. Usaha Mikro

Usaha mikro UMKM ialah usaha yang memiliki keuntungan dari usahanya sebesar Rp 300 juta, dan memiliki aset atau kekayaan bersih minimal sebanyak Rp 50 juta (di luar aset tanah dan bangunan). Terkadang, keuangan usaha mikro masih tercampur dengan keuangan pribadi pemiliknya. Contoh UMKM mikro adalah pedagang kecil di pasar, usaha pangkas rambut, pedagang asongan, dan sebagainya.

2.  Usaha Kecil

Usaha yang masuk kriteria usaha kecil adalah usaha yang memiliki kekayaan bersih Rp 50 juta hingga Rp 500 juta. Lalu penjualan per tahun berkisar dari angka Rp 300 juta sampai dengan Rp 2,5 miliar. Pengelolaan keuangan usaha kecil juga sudah lebih profesional ketimbang usaha mikro. Contoh UMKM kecil adalah usaha binatu, restoran kecil, bengkel motor, katering, usaha fotocopy, dan sebagainya.

3, Usaha Menengah

Kriteria kekayaan bersih dari usaha menengah sudah di atas Rp 500 juta hingga Rp 10 miliar (tidak termasuk bangunan dan tanah tempat usaha). Kemudian hasil penjualan per tahunnya mencapai Rp 2,5 miliar sampai Rp 50 miliar. Selain pengelolaan keuangan yang sudah terpisah, usaha menengah juga sudah memiliki legalitas. Contoh UMKM menengah adalah perusahaan pembuat roti skala rumahan, restoran besar, hingga toko bangunan.

Berbagai Contoh UMKM di Indonesia :

1. UMKM Kuliner

Salah satu usaha yang paling sering dijumpai sehari hari ialah bisnis kuliner, UMKM di bidang kuliner seperti misalnya : bisnis frozen food, bisnis bakso keliling, warteg, warung nasi kuning, bisnis jual kue, warung soto banjar, warmindo warung Indomie dll

2. UMKM Bidang Fashion

Selain makanan , fashion atau bisnis pakaian juga menjadi bisnis yang tidak pernah padam . Beberapa contoh UMKM fashion diantaranya : Bisnis jualan hijab, jualan baju anak, jualan pakaian thrift atau second dan lainnya

3. UMKM Bidang Jasa
Contohnya seperti usaha laundry, jasa cuci sepatu, jasa potong rambut, jasa lulur, usaha bengkel, cuci motor dan lainnya.

Seperti yang disebutkan diatas UMKM berperan penting pada perekonomian  Indonesia oleh karena itu kita bisa turut membantu memajukan UMKM.

Bagaimana cara bantu UMKM Indonesia semakin maju :


1, Membeli dan Menggunakan Jasa UMKM

Walaupun saat ini dengan maraknya Ecommerce dan produk luar negeri yang bisa dibeli namun ada baiknya kita lebih mengutamakan membeli atau menggunakan jasa produk UMKM terlebih dahulu.

2. Mempromosikan UMKM Lokal di sekitar anda.

Kita bisa membantu mempromosikan UMKM yang ada dekat disekeliling kita agar UMKM tersebut semakin laris dan berkembang.

3. Memberi Kontribusi Untuk UMKM Secara Langsung

Kita bisa berkontribusi secara langsung terhadap perkembangan UMKM dengan cara berbagi ilmu atau informasi yang anda ketahui kepada pelaku UMKM.

Kita juga bisa melakukan Pinjaman UMKM melalui instrumen seperti Akseleran. Dengan melakukan pendanaan Online Bersama P2P Lending Akseleran Sekaligus Bantu UMKM Indonesia

Tidak perlu modal besar, mulai dari Rp.100.000 kita sudah mulai bisa melakukan Pendanaan Online UMKM . Bahkan melalui platform Akseleran.com atau app Akseleran yang bisa didownload di Android dan iOS dengan memasukan kode  AKSLMIFTAH645817 kita akan mendapat saldo gratis di awal Rp.100.000 yang bisa langsung digunakan untuk mulai mendanai UMKM.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar